KETIKA SOSIALISME MULAI TUMBUH DI NEGARA KAPITALIS

0 Comments

 Kita sering kali beranggapan bahwa sosialisme merupakan sesuatu sebuah ideologi yang mendorong sentralisasi negara, kontrol penuh atas kepemilikan pribadi, menolak pasar modal. Sebuah ideologi yang dianggap gagal dan juga kuno dengan pecahnya negara negara sosialis di akhir abad ke 20 ( dua puluh ), negara negara seperti Yugoslavia dan Checkoslavia runtuh sekaligus mengakhiri juga perang dingin di benua eropa. Runtuhnya negara negara yang dikenal sosialis dan mundurnya sang adidaya bagain timur yaitu Uni Soviet semakin menyebarkan kesan bahwa sosialisme adalah sebuah Paradigma kuno peninggalan abad ke 20 ( dua puluh ) yang sudah tidak relevan lagi untuk abad ke 21 ( dua puluh satu ) dimana dinamika tantangan di abad ke 21 seperti interconectivity antar negara semakin tidak mengenal batas. Penanaman modal, pasar saham yang terbuka semakin menjadi andalan.

 Sebelum membahas lebih lanjut mari kita samakan pandangan kita terlebih dahulu. Mari kita mengenal perbedaan antara sosialisme, komunisme, dan juga democratic sosialist atau sosialisme demokrasi. Sosialisme adalah sebuah paradigma yang percaya bahwa praktik ekonomi-politik kepemilikan dan pengeloaan bersama atas alat produksi atau/ suatu pekerjaan baik itu oleh negara, komnitas, maupun organisasi kolektif demi tujuan kemerataan kesejahteraan, dan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar seluruh masyrakat dengan mekanisme yang lebih demokratis. Komunisme adalah sistem pemikiran sosial-ekonomi yang membayangkan masyarakat tanpa kelas sosial, tanpa negara, dan tanpa kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi. Semua sumber daya dimiliki secara kolektif, dan distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan kekayaan atau kekuasaan. Tujuan akhirnya adalah menghapus eksploitasi ekonomi dan menciptakan kesetaraan penuh antar manusia. Socialist democratic adalah ideologi politik dan ekonomi yang menggabungkan demokrasi politik penuh dengan demokrasi ekonomi. Sistem ini menekankan bahwa alat produksi dan sektor-sektor strategis harus dimiliki atau dikelola secara kolektif oleh negara demokratis, komunitas, atau koperasi pekerja guna menciptakan pemerataan, mengurangi eksploitasi, dan menjamin hak-hak sosial universal, namun tetap melalui proses demokratis, bukan otoriter

Sosialisme di Negara kapitalis Tidak banyak yang tahu bahwa Sosialisme masihlah populer di negara negara yang kita anggap sebagai kapitalis seperti Inggirs, Jerman, Australia, hingga Amerika Serikat. Bena Eropa Contohnya dimana sosisalisme seolah tumbuh menjadi bagian dari budaya mereka. Pandangan sosisalisme ada sebagai bentuk kritik mereka terhadap pandangan Kapitalisme pasca revolusi Industri. Negara Negara seperti Inggris,Jerman, hingga Scandinavia dimana Partai Sosialis mendominasi bahkan membuat partai partai non sosialis dan moderat menerima pandangan mereka, sampai sampai mempengaruhi kebijakan negara partai apapun yang berkuasa. Berikut adalah beberapa contoh study kasus dimana demokratis sosialis tumbuh dan berkembang

 JERMAN
 Jerman adalah sebuah negara yang sukses menerapkan kebijakan yang membuat distribusi kekeyaan di negaranya menjadi adil dan merata. Setiap orang di jerman dikenakan pajak sebesar 12% samapai 42% tergantung dari jumlah pendapatan mereka. Dengan itu pula jerman memiliki salah satu negara dengan pelayanan publik terbaik di dunia. Seperti program Krankenversicherung atau Universal Healtcare, Perguruan Tinggi yang terjangkau, Arbeitslosengeld (ALG 1) dan Burgergeld ( ALG 2 ) yang merupakan tunjangan bagi mereka yang terkena PHK berupa 60% gaji terakhir yang diterima, Sewa rumah dibayar Negara, dan asuransi kesehata yang tetap aktif.
Selain itu juga terdapat perlindungan pekerja seperti prosedur PHK yang ketat, Pembatasan jam kerja yang 40 Jam per Minggu, dan Paid Vaccation selama 20 Hari.
 
 AMERIKA SERIKAT
Di Benua Amerika sendiri Gerakan organisasi demokratis sosilis sedang berkembang dengan pesat teruta di kalangan anak anak muda yang disebabkan ketidakpuasan terhadap layanan publik yang disediakan pemerintah. Seperti kurangnya perlindungan hak hak pekerja, Tingginya tingkat pengangguran, Tingginya Hrga sewa rumah dan harga Kebutuhan pokok. Hal hal tersebutlah yang menyebabkan gerakan sosial demokratis cukup populer. Contoh kasusnya adalah Terpilihnya Walikota New York yang baru yaitu “ Zohran Mamdani” yang merupakan seorang sosialis demokratis. Di kampanyenya dia berjanji untuk menyediakan layanan kesehatan terjangkau, membekukan sewa rumah, mengratiskan dan mengoptimalisasikan Transportasi Publik, Mengketatkan perlindungan Pekerja, dan Mengratiskan PAUD/TPA. Hal ini yakin  dia akan capai dengan cara Menaikan Pajak kepada korporasi dan individu ddengan pendapatan Miliyaran Dollar pertahun. Pada akhirnya paradigma sosialisme tumbuh dan berkembang di negara negara kapitalis, paradigma ini ada bukan untuk mengambil alih, melainkan sebagai pelengkap dari apa yang sudah ada. Sistem Kapitalisme yang hadir di negara negara barat mnciptakan paradigma baru yaitu democratic sosialicst sebagai jawaban.

Oleh:Rizky Muhamad alfariji
 
 

0 komentar: